SERTIFIKASI DAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN ANTARA TANTANGAN DAN HARAPAN

  • Wiji Suwarno Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga
Keywords: kompetensi pustakawan, pengembangan profesi, sertifikasi pustakawan.

Abstract

Pustakawan adalah sebuah profesi yang memerlukan pengakuan dari masyarakat terkait dengan eksistensi dan tugasnya. Pustakawan tidak lagi disebut sebagai profesi yang mutlak menjaga buku. Melainkan profesi  yang  tidak  saja mampu mengorganisasikan bahan pustaka, lebih dari itu pustakawan menjadi mitra posisitf para pelaku pengetahuan dalam  rangka  pengembangan  kompetensi  akademik, perilaku  dan sikapnya. Artikel ini mengangkat tema sertifikasi dan kompetensi  pustakawan.  Berharap  artikel ini bisa dijadikan titik picu berfikir pustakawan  agar  tidak  terjebak pada  kungkungan  pekerjaan  teknis  yang  selama  ini menjadi  stigma  yang  menghambat  perkembangan  pustakawan.  Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah mix-methode yang mengambil beberapa informan kunci sebagai pengklarifikasi berbagai pertanyaan  yang  menyangkut  sertifikasi  dan  kompetensi  ini. Simpulan dari penulisan ini bahwa pustakawan era sekarang dalam pengembangan kompetensi mampu menjadi pengajar, peneliti, pengelola taman baca masyarakat, wira usaha, dan juga menjadi penulis. Guna menjaga kekokohan profesi dan kompetensi, diperlukan tanda sahnya menguasai kompetensi yaitu dengan dimilikinya sertifikat tanda lulus dalam ujian sertifikasi/ kompetensi pustakawan.

Published
2021-02-18
How to Cite
Suwarno, W. (2021). SERTIFIKASI DAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN ANTARA TANTANGAN DAN HARAPAN. LIBRARIA : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 9(1), 93-104. Retrieved from http://libraria.fppti-jateng.or.id/index.php/lib/article/view/85