Publikasi Ilmiah sebagai Salah Satu Kekuatan Konten Repository Institusi Perguruan Tinggi

  • Agung Nugrohoadhi Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Keywords: Pustakawan, Publikasi, Repository Institusi

Abstract

Sebagai kelanjutan dari perkembangan teknologi informasi adalah semakin terbukanya jaringan internet yang memungkinkan terjadinya komunikasi tanpa dinding danwaktu dan bagi perpustakaan mengakibatkan terbukanya
layanan –layanan berbasis digital sehingga akan semakin mempermudah
diseminasi informasi yang dimiliki oleh sebuah perpustakaan. Koleksi-koleksi tercetak yang semula menjadi koleksi utama dalam sebuah perpustakaan maka sekarang mulai didampingi dengan koleksi-koleksi digital yang lambat laun semakin menggeser peran koleksi tercetak. Perubahan
paradigma pun akan berubah sehingga perpustakaan digital akan semakin menjadi layanan masa depan yang akan membantu dalam penyebaran informasi dan pustakawan akan berperan untuk memberikan jasa layanan yang semakin kompleks tidak saja sekedar menyebarkan namun juga bertanggungjawab dalam seleksi untuk digunakan sebagai sumber rujukan pemustaka. Apalagi dengan fenomena hoax maka tugas pustakawan akan menjadi semakin berat. Maka profesionalis menjadi kata kunci bagi pustakawan untuk terus diperjuangkan agar masyarakat mengetahui bahwa profesi pustakawan merupakan profesi yang mempunyai
tanggungjawab yang besar dalam penyediaan informasi yang sehat

References

A. Tedd, Lucy & Andrew. (200) Digital Libraries, Principle and practice in a global environtment.Munchen : K.G. Saur Verlag GmbH.
Budi Artana, Ketut.(201) Peningkatan Sitasi Menuju Institut teknologi Surabaya Sebagai World Class Uniersity (WCU) dibacakan pada Seminar Nasional Sitasi Karya Ilmiah dalam Rangka Menunjang Akreditasi Institusi Pendidikan 21 Oktobe 201)
Haryanto, Ignatius.(2017). Imbangi Hoaks Dengan tradisi Baca dalam Kompas 14 September 2017.
Laporan tahunan Rektor Dies Natalis Uniersitas Atma Jaya Yogyakarta 27 September 2017
Sudarsono, Blasius. (2011). Pustakawan dan Plagiarisme. Makalah
dpresentasikan pada Seminar Peran Pustakawan dalam Memerangi Plagiarisme. Perpustakaan UNS 4 Oktober 2011. Hidup Th 71, No 47,19 November 2017)
Suwadji. (2017). Mengapa Harus Digitalisasi Koleksi.Dalam Membangun
Perpustakaan Modern. Singgih Sugiarto (Ed). Yogyakarta :Azyan Mitra Media.
Suwarno, Wiji. (2016).Library Life Style (trend dan ide kepustakawanan). Yogyakarta : Lembaga Ladang Kata.
Ulum, Amirul. Pustakawan dan Digital Native Dalam Membangun Perpustakaan
Modern. Singgih Sugiarto (Ed) Yogyakarta : Azyan Mitra Media.
Uniersitas Padjajaran.(2016).Publikasi-ilmiah-internasional-mudah-diakses-
publikasi-ilmiah-lokal-justru-sebaliknya. Retrieed from http://www.unpad.ac.id/2016/03
Zain, Labibah. (2011) Profesi Pustakawan : Problem dan tantangan di Era Global. Makalah dipresentasikan pada Seminar Profesi Pustakawan
: Prospek dan Sertifikasi di Masa Depan di ISI Surakarta
Sumber Surat Kabar dan Majalah
Republika 1 Feb 2018. Disrupsi Untuk Ristekdikti.
Republika 4 Oktober 2017. Publikasi Ilmiah Naik
Kompas 9 Februari2017. Publikasi Ilmiah Jurnal terakreditasi Masih Minim.
Hidup tahun 71 No 47 19 Noember 2017. Literasi Medsos
Published
2018-11-23
How to Cite
Nugrohoadhi, A. (2018). Publikasi Ilmiah sebagai Salah Satu Kekuatan Konten Repository Institusi Perguruan Tinggi. LIBRARIA : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 7(2), 61 - 72. Retrieved from https://libraria.fppti-jateng.or.id/index.php/lib/article/view/55