Upaya Pustakawan Akademik Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi di Era Digital (Studi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Propinsi Bengkulu)

  • Rhoni Rodin
Keywords: Pustakawan Akademik; Kreativitas; Inovasi; Era Digital.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana upaya
pustakawan akademik dalam menumbuhkan kreativitas dan inovasi di
era digital. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh
melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data bersifat
induktif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa
upaya yang bisa dilakukan pustakawan untuk membangun kreativitas
dan inovasi di era digital yaitu Pertama, passion artinya pustakawan harus
berjiwa semangat dan tidak mudah menyerah dalam melaksanakan
aktivitas sebagai pustakawan dan capturing. Kedua, time management
artinya pustakawan harus bisa mengatur waktunya sehingga waktu bisa
digunakan secara efektif dan efisien. Ketiga, Networking artinya jaringan,
pustakawan harus surrounding, artinya bisa menjalin komunikasi
dan kerjasama baik sesama pustakawan maupun dengan profesi lainnya
dan staf lainnya dalam melakukan aktivitas profesinya. Keempat, Sense
of competition artinya pustakawan harus punya semangat berkompetisi,
pustakawan harus terbiasa berada di tengah-tengah para pesaing sehingga
pustakawan akan selalu siaga dan punya semangat untuk maju dalam
hal karier dan profesionalitas. Dan kelima, humility artinya kerendahan
hati, pustakawan tidak boleh berlaku dan bersikap arogan baik sesama
pustakawan maupun dengan pemustaka.

References

Andreas. 2008. 7 Pedoman Esensial untuk Meningkatkan Kreativitas Anda.
Diunduh dari https://popsy.wordpress.com/2008/08/12/7-pedoman-
esensial-untuk-meningkatkan-kreativitas-anda/, pada
tanggal 07/03/2017
Batu Bara, Abdul Karim. Membangun kreativitas pustakawan di perpustakaan.
Jurnal Iqra’ Vol. 6 No. 02 Oktober 2012. Medan:
Perpustakaan IAIN Sumatera Utara.
Biranvand, Ali. 2015. Creativity of librarians in public libraries: case
study on public libraries of Fars Province (Iran). Lincoln: University
of Nebraska
Epstein, Robert. 1999. Encylopedia of creavity. United Kingdom: Academic
Press
Gawain, Shakti. 1995. The Creative Visualization Workbook: Use the
Power of Your life. Imagination. USA: Publisher Group West.
Hartono. Perpustakaan dalam Praktek Knowledge Enabler :Perspektif
Pustakawan. Diunduh dari https://byupustakawan.wordpress.
com/2008/05/03/perpustakaan-dalam-praktek-knowledge-enabler-
perspektif-pustakawan/, pada tanggal 05/03/2017.
Hasanah, Uswatun. 2015. Pustakawan menari diantara kreativitas
dan inovasi. Makalah disampaikan pada seminar nasional UPT
Perpustakaan UNS tahun 2015.
Kristina. Transformasi pustakawan dalam era globalisasi. Artikel pustakawan
STIESIA Surabaya.
Munandar, Utami. 2002. Kreativitas & Keberbakatan : Strategi Mewujudkan
Potensi Kreatif dan Bakat. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
______. 1992. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah.
Petunjuk bagi para guru dan orang tua. Jakarta: PT Gramedia
Widiaswara Indonesia indonesianschoollibrarian.
Naibaho, Karalensi. (2015). Pustakawan akademik; siapakah yang kita
maksud?. Media Pustakawan, Vol. 19 No. 4 Tahun 2012, hal. 24-25
Pendit, Putu Laxman. 2007. Perpustakaan Digital : perspektif Perpustakaan
Perguruan Tinggi Indonesia. Jakarta : Sagung Seto.
Purwono. 2013. Profesi Pustakawan menghadapi Tantangan Perubahan.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Priyanto, Ida Fajar. (2017). Membongkar mindset pustakawan; resolusi
ke-empat. Makalah dipresentasikan pada Seminar dan Workshop
Perpustakaan & Pustakawan Inovatif Kreatif di Era Digital, Surabaya: Universitas Airlangga, 3 – 4 Mei 2017.
Rice-Lively, Mary L.; Racine, J. D. (1997). “The role of academic librarians
in the era of information technology”. The Journal of Academic
Librarianship, Volume 23, Issue 1, January 1997, Pages 31-41
Restiani, Anisa Sri. (2015). Tantangan dan Strategi untuk Mengembangkan
Citra Positif Perpustakaan. Record and Library Journal.
Volume I, Nomor 2, Juli-Desember.
Rudianto, Ika. (2015). Pustakawan harus jadi yang terdepan. Presentasi
pada pertemuan rutin kelompok pustakawan UNAIR. Diunduh
dari http://www.lib.unair.ac.id/index.php?option=com_content&
view=article&id=1019:pustakawan-harus-jadi-yang-terdepan&
catid=12&Itemid=356&lang=id
Sugiyono. (2007). Metode penelitian administrasi : dilengkapi dengan
metode R&D. Bandung : Alfabeta.
Sulistiorini. Eksistensi pustakawan di era digital; pustakawan multitasking.
Dalam Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga Vol.
6. No. 1 Januari-Juni 2016. Surabaya: Perpustakaan Universitas
Airlangga.
Supriyanto. 2012. Masa depan pustakawan di era digital, dalam Marsela;
Jurnal Ikatan Pustakawan Indonesia Vol. 4 No 1 dan 2 Tahun
2012. Jakarta: Ikatan Pustakawan Indonesia.
Testiani. 2010. Strategi Meningkatkan Kreativitas Pustakawan
Di
Abad 21, diunduh dari https://simfonikehidupan.wordress.
com/2010/09/20/strategi-meningkatkan-kreativitas-pustakawan-
di-abad-21/, pada tanggal 05/03/2017.
Published
2018-07-18
How to Cite
Rodin, R. (2018). Upaya Pustakawan Akademik Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi di Era Digital (Studi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Propinsi Bengkulu). LIBRARIA : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 6(1), 73-95. Retrieved from https://libraria.fppti-jateng.or.id/index.php/lib/article/view/8